Cerita ku selama pademi
NAMA : DINDA SALMA FEBRIANI
KELAS : XII MIPA 3
NO ABSEN : 13
Aku Dinda Salma Febriani,
Disini aku mau cerita tentang Pembelajaran pertama ku di masa pandemi covid-19 tahun ini
Pembelajaran di masa ini sangat memprihatinkan, karena pembelajaran kali ini dilakukan dengan tidak tatap muka dengan Bapak/Ibu guru dan aku tidak bisa bertemu dengan teman-teman disekolah. Pembelajaran selama masa pademi covid 19 ini dilakukan secara online menggunakan media sosial.
Sekolahku menggunakan aplikasi zoom, kelasecom,dan google classroom. Selama pembelajaran berlangsung aku merasa pembelajaran ini sangat berbeda, yang biasanya sekolah masuk mulai pukul 07.00 WIB hingga pukul 15.30 WIB. Sekarang berubah menjadi pukul.08.00 hingga 11.45 itu pun berlangsung melalui kelas online, yang tanpa teman disampingku. Aku merasa sedih dan kurang bersemangat saat belajar, teman yang selalu mengajariku ketika aku kurang paham mengenai materi yang bapak ibu guru berikan kini aku harus memahami materi ini sendiri. Terkadang jika aku tidak mengerti aku mencoba menanyakan kepada ibukku atau ayahku tapi mereka selalu berbicara “ materi anak sekarang sulit,, kamu harus bisa mengerti materi yang bapak/ ibu guru berikan” namun bagiku aku lebih suka belajar secara tatap muka. Belajar dengan arahan secara langsung sama bapak atau ibu guru sangat menyenangkan karna apabila kita tidak paham kita bisa menanyakan secara langsung dan memberikan contoh yg detail sehingga kita mudah memahaminya. Namun jika lewat online kita harus berfikir sendiri dan memutar otak kita supaya bisa memahami materi. Sebenernya juga bisa bertanya kepada bapak atau ibu guru namun terkadang aku kurang mengerti jika tidak dijelaskan secara langsung ( tatap muka ).
Dan aku harus punya kuota internet buat ngakses tugas-tugas yang Bapak Ibu guru berikan. Sebenernya sekolah sudah memberikan kuota kepada para siswa, namun terkadang kuota yang diberikan kurang J.
Namun, aku juga merasa bahagia karena adanya masa ini aku bisa memiliki waktu yang lebih kumpul bersama keluarga dirumah, dan bisa membantu kegiatan orang tua dirumah, seperti membersihkan rumah, dan berjualan. Aku merasa lebih berbakti kepada kedua orang tua ku.
Harapanku semoga virus covid-19 segera usai dan pembelajaran bisa seperti tahun lalu enggak ada kendala seperti ini. Dan semoga kita semua diberi kesehatan. Aamiin
Saran saya : Sekolah memberi kuota untuk siswa-siswi nya.

Komentar
Posting Komentar